untaian kata buatmu

kali ini gw pengen menceritakan tentang seseorang yang udah mampir dan berdiam di dunia gw cukup lama, dan saat dia pergi kali ini, gw merasa sangat kehilangan.
pertama kali bertemu dia adalah saat gw sedang dalam masa orientasi as a new comer of tempat kuliah gw selama 4 tahun ke depan, gw ga merasa apapun sama dia. sosok yang baik lah. gw pikir, sehabis masa itu pun, hubungan kita ga akan sedekat selotip dan duble tip (apaan lagi tuh).

tapi ternyata kenyataan berbicara lain. dunia jurnalistik kampus membawa gw untuk berhubungan dengan dia, jadilah dia menjadi sumber utama tugas bikin artikel yang ditugaskan buat gw. dan sejak itulah, kedekatan itu muncul. hingga sampai dia menjadi pembimbing pelajaran agama, ternyata gw dah bangga menyebut dia sebagai seorang kakak yang hebat.

sosok yang unik banget, itulah yang gw liat dari dia. ga seperti sosok aktivis islam lainnya yang notabene menjaga ‘apalah-itu-namanya-rumit-banget’, dia apa adanya. dia tertawa, dia marah, bahkan tak jarang diajak gilak. dan dia pendengar yang baik, sosok yang memahami orang lain, menerima orang lain apa adanya, dan bijaksana sekaligus bisa memotivasi orang lain. sosok yang sulit buat gw cari kekuranganannya.

dia membersamai gw and kawan2 gw selama 2 tahun. cukup dekat hingga keluarga kecil itu menjadi sebuah keluarga yang ga akan pernah gw lupain.

tapi, ada perjumpaan pasti ada perpisahan. dia lulus dan ‘terpaksa’ harus balik ke kotanya, klaten. sebenernya sih kalau dipaksa dia bisa tetap menemani keluarga kecil gw setiap dua pekan sekali. tapi, rasanya dia pun telah memiliki dunia lain di sana. dan inilah waktu yang tepat buat berpisah.

dan semuanya jadi terlalu sentimental gitu lah. cewek-cewek dihadapkan pada perpisahan, yang ada ya cuma satu kata: nangis…dan gw pun juga nangis…ternyata semua temen gw pun sayang sama dia n ga mau pisah. mereka terlalu sayang. bahkan saat perpisahan pun dia ga datang, bikin kita semakin merasa berat, karena kalo dia datang pasti lebih heboh, dia nangis, kita nangis, jadi tangis2an semua deh…hehehe…

tapi, tetep harus ikhlas. selalu ada kata goodbye, tapi toh jogja klaten cuma 1 jam kan, walau raga kita terpisah jauh namun hati kita slalu dekat…gitu deh, hohoho…

nah, kalo ada kesempatan sekali ajah, gw pengen banget ngomong sama dia,

mbak, makasih buat semuanya yang udah mbak berikan buat gw yah…mbak lah yang pertama kali menjadi sandaran gw di tengah kehidupan kampus yang ‘membingungkan’. mbak yang menerima gw apa adanya. mbak yang mau dengerin gw kalo marah-marah. mbak yang bisa nenangin gw ketika lagi bingung. dan hampir semua masalah gw bisa selese kalo ada mbak. makasih banyak ya mbak idh…apalah yang bisa gw berikan buat mbak…ga ada…biar allah yang ngasih balik semuanya buat mbak idah. i love u forever…biar allah yang menjaga hati kita biar tetap satu…

satu yang gw syukurin mbak idh, saat itu gw ketemu sama mbak idh di sana, di kampus, menjadi pemandu gugus…dan gw tak tahu kalo takdir memang menjodohkan kita. thank allah, thank mbak. idh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Inspiration for the Lovers

anda adalah katalisator terhebat untuk mengubah saya menjadi lebih baik ^^
*arifatih*

aku memang manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu cinta untukmu luar biasa
*yovie & nuno*

Inspirasi Hidup

with great power comes great responsibilities

*spiderman*