The Final Words-Part. 1

‘aku nggak bisa nerima cinta kamu’

Itu kata dia.

Dan itu udah cukup menghancurkan seluruh mimpi, khayalan, bayangan, semangat, cinta, suka, sayang, rindu, bahkan nafsu yang ada dalam diri gw ini. gw menangis…

Heran…

Apa hukum karma itu ada?

Mungkin waktu gw sama ardian, itu adalah hukum karma karena gw pernah nolak seseorang sebelumnya. Dan sekarang, waktu gw sayang—even c***a ma Mr.X, beberapa waktu lalu gw juga nolak seseorang. So, is it really the law of causality? *Apalah namanya!!!*

Gw mestinya udah tau jawabannya. Bahwa akan ada selalu dia yang lain—that perfect girl, that lucky girl, that beautiful girl, that nice girl, that…everything lah… Bahwa cowok itu, akan mencintai, bukan untuk dicintai, termasuk dia. Dan aku mestinya paham pada posisi itu. Gw ga mikir pada hal itu…soalnya apa yang gw rasain terlalu mengakar. Sampai gw sulit untuk menahannya lagi…

Tapi mungkin, pernyataan gamblang itu lebih disebabkan karena hadirnya orang lain. If I want to open my heart for somebody elses, I have to throw all the things inside of it. Tapi dengan jawaban yang sama gamblangnya itu, kenapa gw semakin c***a dengan dia?

Oh Godddd, pliz forgive me!!! Gw ga mau desperate sama dia…gw ga mau terlalu ‘lavender brown style waktu sama ron weasley.’ Tapi gw bisa apaaaaah????

Ohya, ada satu pernyataan yang dia tanyakan dan gw ingin sekali jawab, tapi ga sampai juga, soalnya tertahan di mulut. Sebagian karena air mata yang mencekat, sebagian karena gw ga berani—entah kenapa!

‘why do u love me?’ intinya ituh, tapi ga saklek itu juga!

Gw Cuma pengen jawab dengan satu kalimat singkat. ‘because of u, all the things that u have, ur smile, ur tears, ur hands, ur hair, ur noise, ur attitude, ur behaviour, ur habbit, everything in u, u’re not perfect, but for me, u’re the perfect man that I want to spend the rest of my life with. I do really love u so much.’

Dan sekarang, dengan semua yang terjadi itu, dengan kenyataan yang udah di depan mata, dengan impian yang hancur berkeping-keping, udah saatnya gw menata hati. Udah saatnya, gw membekukan hati. No one’s in, no one’s out. Tidak dalam waktu dekat ini.

Buat seseorang: Sorry, mungkin ini sedikit mengecewakanmu, tapi gw pengen jujur aja, daripada kamu gw jadikan pelampiasan. entah kapan luka ini bisa sembuh, but for this time, kamu salah satu alasan gw bisa tetap tersenyum…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Inspiration for the Lovers

anda adalah katalisator terhebat untuk mengubah saya menjadi lebih baik ^^
*arifatih*

aku memang manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu cinta untukmu luar biasa
*yovie & nuno*

Inspirasi Hidup

with great power comes great responsibilities

*spiderman*