The Final Words Part. 2

Kenapa ya setiap cowok itu selalu ‘menjauh’ ketika dia mengetahui ada orang yang sayang padanya???

Itu yang selama ini gue alami sendiri.

Nonsense banget sebenarnya.

Gw tahu, mungkin dia sibuk dengan kuliah, sibuk dengan his girlfriend, sibuk menata hidupnya, sibuk futsal, atau serangkaian agenda lain yang ga memungkinkan bagi dia buat memasukkan gw di dalamnya, meskipun hanya 5 menit saja dari 1440 menit dalam seharinya. Dia masih punya 1435 menit. Demi Tuhan, itu waktu yang cukup banyak. Cukup banyak dibandingkan 5 menit untuk sahabatnya sendiri.

Gw tahu mungkin dia benar-benar sibuk. Dia benar-benar dituntut banyak hal. Tapi beberapa minggu lalu, dia masih bisa memasukkan gw dalam kehidupannya itu. Entah berbagi cerita lucu, curhat ga jelas, sms-an, nyanyi-nyanyi ga jelas, ke pantai, keliling jogja, nongkrong di tenda borjo, atau hanya sekedar naik motor berdua. Dia punya waktu buat gw. Tapi…kenapa sekarang nggak??? Even, buat balas sms gw?

Gw bingung…

Gw udah berusaha buat memahami makhluk bernama cowok. Mulai dari cinta monyet belasan tahun lalu, Ardian, tama, atau siapalah…gw berusaha memahami cowok dengan mengenal mereka. Tapi…masih aja gw ga ngerti and ga bisa paham dengan sikap dia sekarang yang berubah itu.

Apa mungkin dia emang pengen menjauh dari idup gw dan membunuh semua perasaan ini? ketika gw hanya menganggap dia sebagai seorang sahabat dan abang saat ini? ketika gw hanya nganggap dia sebagai masa lalu dan berusaha memulai semuanya dari awal—mendamaikan perasaan ini?

Dia pernah sms gw:

Aku ga bisa mbak untuk selalu bersama mbak. Suatu saat aku pasti merantau mencari rejeki mbak…suatu saat kita akan punya jodoh yang akan menemani hidup kita. Suatu saat salah satu diantara kita akan ada yang meninggal duluan…jadi mungkin aku akan meninggalkan mbak karena alasan-alasan itu…tapi aku bisa untuk selalu menemani mbak saat ini…memberi semangat mbak, membantu apapun yang mbak butuhkan? Aku akan bersama saat sedih, susah dan senang.

Entah, hari itu apakah dia menulisnya memakai hati atau apa…kata-kata itu indah, bermakna dalam, tapi ataukah hanya sekdar retorika aja, ga lebih. Dan sekarang…tak bermakna sama sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Inspiration for the Lovers

anda adalah katalisator terhebat untuk mengubah saya menjadi lebih baik ^^
*arifatih*

aku memang manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu cinta untukmu luar biasa
*yovie & nuno*

Inspirasi Hidup

with great power comes great responsibilities

*spiderman*