Psssttt…ngomongin seks-nya Jogja

Beberapa waktu lalu, gw mengikuti sebuah talk show yang diadakan oleh sebuah organisasi keagamaan di kota gw. Ketika gw datang, acara itu udah berlangsung selama kurang lebih setengah perjalanan. So, gw sedikit ga konek juga ketika si pembicara sedang berbicara. Ada dua pembicara di sana, dan yang tengah berbicara adalah pembicara yang kedua.

Then, karena gw ngrasa telat n ga tau apa-apa, gw ikut nimbrung aja apa yang sedang dibicarakan di sana. Setelah mendengarkan penjelasannya selama 5 menit, gw baru sadar kalau yang mereka bicarakan adalah fenomena seks bebas di Yogyakarta.

Gw kaget juga si  ketika pertama kali tahu. Secara, selama beberapa bulan ini, tema itu menarik minat gw. Gw udah melakukan survey kecil-kecilan tentang fenomena seks bebas di dunia maya. Then, sekarang gw dihadapkan pada perbincangan seru seputar free seks di Jogja. Gw langsung mencatat beberapa point penting  yang ada di sana.

Pertama, sebenarnya fenomena PSK yang terjadi itu karena adanya demand (permintaan). Kayak hukum ekonomi itu lho, sebuah barang ga akan ada kalau ga ada permintaannya. Begitu pun juga dengan PSK yang ada di Yogyakarta, bahkan secara umum di Indonesia, bahkan di dunia ini. Para PSK itu ada karena ada pihak-pihak tertentu yang membutuhkan mereka, dengan kata lain pria-pria yang butuh seks. Nah, jadi kalau ditilik dan dipikir-pikir sampai mumet, semuanya selalu kembali ke titik awal, tak ada yang bisa dipersalahkan dengan adanya fenomena PSK itu. Mau nyalahin pemerintah, ya pemerintah juga ga salah.  Nyalahin PSK-nya, susah juga karena mereka butuh makan n butuh duit. Nyalahin pria-nya, ga bisa juga karena mereka mungkin juga ga bisa mendapatkan kepuasan dari istri atau dari diri mereka sendiri (kalo  yang lum punya istri). Nyalahin siapa lagi coba? Ga bisa lah…

PSK diberantas adalah sebuah idealisme yang susah dibayangkan nyatanya. Sangat idealis dan di sisi lain sangat  tidak mungkin. Tapi kalau benar-benar bisa dirubah maka akan menjadi suatu masyarakat yang memiliki peradaban yang tinggi.

Kedua, lokaliasi PSK adalah sesuatu yang perlu. Oke, setelah kita sepakat bahwa memberantas PSK adalah proyek jangka panjang yang sangat mustahil bagi pemerintah dan masyarakat, maka jangka pendek yang bisa dilakukan adalah lokalisasi para PSK tersebut. Nah, dalam talkshow tersebut yang menjadi pokok utama adalah lokaliasi bisa mengotrol para PSK tersebut. Mengontrol di sini maksudnya adalah kontrol kesehatan. Misalnya, penyebaran penyakit bisa dikontrol, pemberian vaksinasi, dan yang penting PSK ga ngeluyur ke mana-mana, hanya terpusat pada beberapa spot. Tu penting tu, makanya di Jogjakarta sendiri ada beberapa spot yang katanya digunakan tempat ‘mangkal’. Menurut info sih, di seputar pantai Samas, di Pasar Kembang, dan Giwangan. Selain itu, gw sendiri juga kagak tahu sih…hehe…

Next, ketiga, penderita penyakit HIV yang paling banyak ternyata adalah ibu rumah tangga. Well, ternyata mereka mendapatkan penyakit itu dari suami mereka yang ‘jajan’ di tempat lain. Ampuuun…deh mengenaskan banget kan? So, makanya ada slogan seks aman dan hanya setia pada satu pasangan. Lagian, suami-suami itu ga cerdas banget sih ya…masak jajan di tempat kayak gitu… (dies *jijik*)

Terakhir, fenomena seks bebas yang terjadi di Jogjakarta sebenarnya adalah sesuatu yang—lagi-lagi—dibingungkan salah siapa. Kalau nurut gw sih semuanya salah. Dari si cowok maupun cewek. Karena, saat ini ga selalu cowok yang ‘butuh’. Seringnya gw temuin kasus di mana ceweknyalah yang terlalu hyper n maksa si cowok melulu. Akibatnya, si cowok mau. Ya iyalah…cowok mana sih yang nolak begituan? (*cowok beriman* hehehe).

Tapi di kasus lain, untuk cowok yang sering bilang ‘kita ml kalo lo sayang gw’ itu artinya cowok banci. Why? Karena sayang n cinta itu ga ditentukan oleh ml ato ga…

Gw beberapa kali jumpa n chat sama orang-orang yang kayak gitu (cowok kayak gitu).

Jadi, mereka minta bukti. Bahkan ada satu cowok, yang baru chat ma gw sekali, asyik, nyenengi, ternyata ujung-ujungnya juga Cuma ml. jadi, dia beranggapan bahwa faktor utama yang menentukan kebahagiaan sebuah keluarga adalah seks, uang, dan cinta. Utamanya seks. Jadi, sebelum dia merit, dia harus seks dulu sama cewek itu. Hasilnya, dia bilang uda memerananin 6 cewek. Dan semuanya ikhlas. Dan semuanya selingkuh sehingga putus. Nah lo, salah siapa tuh…

So, di situ, gw sepakat dengan si pembicara, cinta dan sayang yang diagung-agungnkan dan dipertanyakan itu sebenernya bisa jadi sebuah kamuflase atau jebakan. Dengan kata lain, cinta itu dikondisikan untuk mencintai. Misalnya aja gini, cewek ketemu cowok. Kesan pertamanya baik n kaya n cool. Suka sama suka. Next step, tentu aja pdkt. Ga sampai 1 bulan, udah deket. Si cowok, perhatian terus, ngasih hadiah, ngajak beli ini beli itu, ngajak ke sini ke situ, dikenalin ke temen, ke kos nya, pokoknya sangat baik dan sopan sekali. Ga pernah minta aneh-aneh. Terus 2 hari kemudian, jadian. Si cewek ya langsung melayang lah….

Nah, jalanlah mereka. Ga sampai 2 minggu, si cowok mulai cerita tentang dirinya, seks dan sebagainya. Ga nyampai 1 minggu si cewek pasti udah ml ma tu cowok. Nah, kayak gitu terus. Pacarannya kayak gitu. Seks menjadi sebuah kebutuhan, keharusan, tapi bisa juga pemaksaan dan kontrak. Di sisi lain, si cewek mulai kenal sifat asli cowoknya. Yang dugem, minum, suka marah, dsb. Alhasil, ketika salah satu sudah tidak nyaman, tetep putus juga kan? Then, apa si cewek nerima dan minta tanggung jawab? Gw yakin tak sampai 20% yang tetep pertahanin untuk hidup bareng cowok kayak gitu. Banyak yang akan milih nyari cowok lain yang menerima mereka apa adanya (yang udah ga perawan itu). Intinya, yang cinta mereka apa adanya.

Kasus itu juga bisa terjadi sama cowok. Tapi kalau cowok sih, yang baik biasanya akan merasa bertanggung jawab sama si cewek. Meskipun dia baru ‘nyentuh’ cewek itu ‘sedikit’ kalau udah terlanjur kayak gitu, dia tetep berusaha menerimanya. Kecuali kalau si cewek yang selingkuh. Survey yang terjadi sih, banyak cewek yang selingkuh daripada cowok. Banyak cewek yang nafsu ml daripada cowok. Dan kesetiaan cowok lebih besar daripada cewek.

So, kalau uda kayak gini gimana coba? Lagi-lagi, dengan pertanyaan yang sama, salah siapa?

Yah…semuanya sangat dilematis banget. Gw sering mendengar kasus-kasus seperti itu. Dan ga ada yang bisa dilakukan, selain kembali ke pribadi masing-masing dengan keyakinannnya masing-masing. Yang bisa membentengi kayak gitu adalah iman. Selain itu, ga mempan. Jadi ya…keyakinan pada agama adalah pondasi utama.

(kalo gw sih, masih sangat takut dengan hukuman rajam yang bakal gw terima di akhirat nanti kalo gw ngelakuinnya. Moga ja cepet2 gw nikah, biar dosa2 gw ilang semua, jadi ga perlu dirajam).

Buat cewek baik-baik, hati-hati sama cowok ya…terutama cowok ga jelas…better milih cowok yang cinta kamu apa adanya tapi ga punya apa-apa, daripada ga cinta tapi punya segalanya. Tapi, kalau ada pilihan untuk dapetin cowok yang cinta kamu and punya segalanya, kenapa ga kan? Hehehe (*ngarep*).

 

By: arifah, inspired by chatting room in mig33 chat…special thanks to all man there, yg uda dengan jujur mengakui dirinya, hehe…

10 Comments (+add yours?)

  1. Delia
    Nov 09, 2011 @ 19:13:27

    w setuju bngt ma pemikiran lo, law yg slh tuh cwe ma cwox ndiri. n w jg prnh wktu chat di mig33 bru 1 kali chat ma tu org eh..tu org lngsung ngajak ml..gila bnget. bru knalan z lngsung ngajak ml apalg law tu org punya pcr w yakin deh pcrx psti dah gk perawan.

    Reply

  2. Ab jogja
    Mar 02, 2012 @ 14:56:17

    Wawww,,,,, sumpahh gua salut am yg buat ini,,,,, msih juga ad cew yg sperti ini,, oklah mga u dpet yg terbaik,,,,,,, salam kenal aj, thanks

    Reply

  3. Haci Kribo
    Jul 12, 2012 @ 11:35:50

    bleh tu

    Reply

  4. bambang
    Mar 28, 2013 @ 01:44:13

    G semua cwo maksain pacarnya untuk ml ko, itu terrgantung pada pendirian cwe itu sendiri, intinya pacaran tu tampa ml jga bisa, q ngalamin seendiri

    Reply

  5. andi pratomo
    Aug 15, 2013 @ 14:48:05

    Sebagai cwok,gua nggak mau dapetin calon bini yg udah ngga perawan,,apapun alasanya itu,,apalagi yg udah pernah ml sama mantan cowoknya,.dia jaga kehormatanya sendiri aja ndak bisa,pa lagi orang lain(suami)..sekarang,siapa yg bisa jamin cwk macam itu akan kembali “lurus” setelah nikah..? Hayo..? Berarti degradasi moralnya udah akut kan. Hati2 wahai cwok,kalau mau milih bini..

    Reply

  6. davit
    Dec 12, 2013 @ 14:44:22

    Anda Ingin Bebas Finansial..??
    Ingin Uang Mengalir Terus ke Rekening Anda..?? Apakah Anda Ingin Memiliki Penghasilan Tanpa Batas..?? Ingin Merubah Hidup Anda Saat ini Juga..??
    INILAH SOLUSI TEPAT UNTUK ANDA, Memperkenalkan SOFTWARE PENAMBAH SALDO REKENING
    Temukan Info Selengkapnya Disini :
    http://goo.gl/nh8Y47
    Terimakasih

    Reply

  7. izjonk
    Feb 23, 2014 @ 01:21:51

    Setuju w sangat benci co” yg selalu merengut keperawan ….(y)

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Inspiration for the Lovers

anda adalah katalisator terhebat untuk mengubah saya menjadi lebih baik ^^
*arifatih*

aku memang manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu cinta untukmu luar biasa
*yovie & nuno*

Inspirasi Hidup

with great power comes great responsibilities

*spiderman*