PMS atau Dismenorhea, ya?

PMS….

apa yang dimaksud dengan PMS? orang mungkin akan berpikir tentang penyakit menular seksua…tapi jangan salah, PMS disini bukan itu, melainkan Pre Menstruation Syndrome alias sindrom yang terjadi pada wanita sebelum atau pra menstruasi.

gejala selama ini yang sering terlihat dari temen-temen di kampus adalah mereka mengeluhkan tentang kram perut, badan pegel, nafsu makan yang tinggi, dan perasaan sensitif yang terlalu tinggi hingga sering badmood.

menurut wikipedia online, saya coba cari tahu, ternyata yang dimaksud dengan PMS adalah gejala yang terjadi pada siklus menstruasi pada wanita berupa fisik maupun psikologis. kalau seperti itu, berarti apa yang dialami temen-temen itu ternyata juga benar. fisiknya seperti kram perut, badan pegel dan nafsu makan yan besar, sedangkan psikologisnya adalah dari mood yang berubah-ubah.

selain itu, gejala yang mungkin dikenali adalah memadatnya payudara seorang wanita dan tidak mengalami keputihan. kasus ini berbeda pada setiap wanita. jadi, tidak semua wanita akan mengalami yang namanya PMS. (saya sendiri termasuk yang mengalaminya :D)

sepengalaman saya, PMS terjadi kira-kira seminggu sebelum menstruasi pertama terjadi. perasaan tidak enak, ingin sendiri, sensitif, dan kadang marah-marah ga jelas, menjadi tanda-tanda yang mungkn terjadi pada beberapa wanita.

kadang, beberaa wanita yang tidak mengetahuinya, akan salah menafsikan PMS dengan dismenorhea. obrolan yang terjadi dengan beberapa teman saya, mengindikasikan bahwa PMS itu ya disminorhea. tapi, menurut saya (belum kroscek), PMS itu terjadi SEBELUM menstruasi, sementara dismenorhea terjadi SAAT menstruasi. gejalanya adalah sakit perut akut, pegal, hingga rasa sakitnya bisa bikin pingsan. (saya pernah mengalami selama 3 kali).

menurut bebrapa artikel yang pernah saya baca, baik PMS maupun dismenorhea buanlah kelainan yang cukup berbahaya. tapi, kalau terjadi terlalu sering, maka tentu saja perlu dipriksakan lebih lanjut ke dokter kandungan (terutama milih yang cewek :D).

saran saya ketika PMS dan dismenorhea terjadi adalah segera tidur, kompres perut dengan air hangat di luar, dan minum air hangat untuk mengompres perut dari dalam. air hangatnya yang manis, ya…semisal teh manis dan panas (manjur :D). jangan banyak bergerak soalnya malah tambah sakit, jadi usahaka langsung tidur, selimutan (meskipun panas tetep aja terus selimutan), terkadang pegangin perut bisa membuat perut nyaman, kasih minyak kayu putih, pakai aromatherapy untuk menenangkan perasaan.

tambahan, sebisa mungkin hindari pemakaian obat-obatan untuk mengurangi sakit di perut. obat-obatan itu memang bisa bikin sehat, tapi kalau terlalu banyak bisa menimbulkan kecanduan. hasilnya, ketika tidak minum obat itu akan sangat sakit. kata beberapa temen, obat itu juga bisa membuat rahim jadi kering, sehingga sulit hamil atau bahkan keguguran (belum kroscek). saran saya sih…pakailah obat tersebut kalau memang sedang sangat butuh sekali. misalnya, Anda harus tampil prima hari itu, tapi ternyata Anda mengalami dismenorhea atau PMS, maka minumlah obat itu satu saja, lalu istirahat (tidur) selama beberapa menit. setelah itu, perasaan Anda pasti akan lebih nyaman…

selamat mencoba!!!

*written by: arifatih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Inspiration for the Lovers

anda adalah katalisator terhebat untuk mengubah saya menjadi lebih baik ^^
*arifatih*

aku memang manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu cinta untukmu luar biasa
*yovie & nuno*

Inspirasi Hidup

with great power comes great responsibilities

*spiderman*