Pesona Lebaran di Bantul

tradisi berlebaran di setiap daerah selalu berbeda (hahaha,,ini mah sotoy, soalnya lum pernah ngrasain lebaran di daerah laen jg😛 )…

ya…nggak masalah dah…yang jelas hari ini saya akan membahas dan melaporkan (ceileh bahasannya O_o) situasi lebaran di kampung saya. sangat menyenangkan lho…hihihi…

Suasana Sholat Ied di Masjid

nah, tradisi berlebaran di kampung saya di mulai dengan shalat id bersama-sama. biasanya, sholatnya dilakukan di masjid, atau di tanah lapang. Keadaan jalanan sepi, pasar sepi, yang terdengar dari seluruh pelosok adalah kumandang takbir. benar-benar suasana yang hanya terjadi setahun dua kali (saat lebaran dan hari raya kurban). so, saya cukup menikmati kesyahduhannya.

selepas  sholat id, seluruh warga berbondong-bondong menuju ke makam (saya penasaran apakah di daerah lain juga ada tradisi seperti ini). jadi, seluruh anggota keluarga ‘menengok’ anggota keluarga lain yang sudah lebih dulu ‘pergi dari dunia ini’. saya termasuk di dalamnya (bukan yang mati, tapi yang pergi menengok,🙂 ).

Suasana Pasarean Makam Sewu

Pesarean Makam Sewu, makam terbesar di kota bantul, menjadi sangat ramai. jalan menuju ke sana dipadati oleh ratusan orang yang ingin berziarah. Di sanalah, seringnya, kami saling berpapasan dengan tetangga desa, atau orang lain, yang kemudian saling bersalaman dan bermaaf-maafan. tradisi yang mungkin tidak ditemui di daerah lain (kepedean.com).

nah, seusai dari makam, biasanya dilanjutkan dengan pulang ke rumah masing-masing dan berkumpul dengan anggota keluarga lainnya. acaranya tentu saja adalah sungkem. sungkem di sini yaitu meminta maaf kepada orang yang lebih tua dengan cara menunduk. biasanya yang disungkemi itu simbah paling tua, atau bapak dan ibuk. (kalau saya ya bapak n ibuk dongzz ^^ ).

seusai melakukan tradisi itu, dilanjutkan dengan makan/sarapan bersama. baru setelah sarapan, kemudian bercengkerama, mengobrol, saling membagikan angpau. setelah itu, saling bersilaturahmi door to door atau dari pintu ke pintu. orang yang lebih muda datang ke rumah orang yang lebih tua, kemudian ‘sungkem’. di acara sungkem itu, disuguhi aneka hidangan khas, misal kue lebaran, permen, kacang, keripik, air minum, dsb.

tradisi ini, konon mulai ditinggalkan. orang mulai malas berkunjung ke tempat saudara, dan memilih untuk datang ke acara trah atau berkumpulnya seluruh anggota keluarga di satu tempat lalu diadakan acara halal bihalal. yup, itu memang bagus, tapi…saya pribadi lebih setuju untuk melakukan tradisi door to door. dengan tradisi ini, orang yang lebih tua (simbah) yang bahkan tidak punya ikatan darah, akan merasa senang, karena ditemui. lagian, kapan lagi bisa ‘srawung’ sama tetangga kalau bukan saat lebaran kan?

saya sempat tersindir tadi, ketika bertamu dengan seorang bapak yang bagi saya sangat berpendidikan sekali. ketika berkunjung ke rumah beliau setahun sekali itu, saya dan teman2 selalu disuguhi berbagai obrolah berkualitas. tadi, saya disindiri, kalau tidak hari ini, kapan lagi bisa ketemu? setahun, mungkin bisa ketemu hanya saat ramadhan, idul fitri, dan idul adha. lha, obrolah setahun dirapel hanya saat idul fitri saja kan pasti kurang.

jadi…pelajaran yang bisa saya dapatkan hari ini adalah…perbanyaklah silaturahmi. percaya deh, orang lain akan senang ketika kita datang ke rumahnya, dengan maksud untuk ‘ngaruhke’ atau bertanya kabar. saya senang dengan tradisi door to door ini, saya jadi tahu keadaan beberapa orang yang saya acuhkan karena terlalu sibuk dengan rutinitas harian, saya jadi tahu cerita selama satu tahun yang dirangkum hanya dalam 10 menit, dan berbagai cerita lainnya…

selain itu, saya pernah mendengar juga, bahwa silaturahmi itu banyak manfaatnya, salah satunya adalah memperpajang umur. jadi, dengan begitu banyaknya manfaat dari tradisi tersebut alangkah baiknya tetap dijalankan–selama itu adalah hal yang positif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Inspiration for the Lovers

anda adalah katalisator terhebat untuk mengubah saya menjadi lebih baik ^^
*arifatih*

aku memang manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu cinta untukmu luar biasa
*yovie & nuno*

Inspirasi Hidup

with great power comes great responsibilities

*spiderman*