yang lalu biarlah berlaluuu…

hidup ini terus berubah, selalu berganti
ada duka dan ada tawa disana
jangan pernah engkau menyesali
semua yang telah kau lewati, lepaskan semua

yang lalu biarlah berlalu
biarkan saja apa adanya
yang lalu biarlah berlalu
jadikan kisah hidupmu

by: utopia

yup…saya sepakat dengan lirik lagu di atas. kenapa harus memusingkan pada satu hal? kenapa harus saling benci? kenapa harus ada dendam? itu semua hanya penyakit hati, yang nggak bersisa selain bikin pusing, migraen, nangis lima ember, dan semua efek lain yang nggak ngenakin. daripada nggak ngenakin, mending buang sajalah…

jadi teringat dengan novel karya Chiung Yao (ato sapalah, luppa…maklum udah pikun, hihi) yang judulnya ‘Seuntai Impian Sunyi’. tu novel romance yang pertama kali saya baca (emmm…waktu kelas 3 SD ya? *tuing2*—ampun deh, masih kecil gitu bacaannya udah chiung yao, ckckck….🙂 hahaha…). flashback, ceritanya tentang cinta segitiga, dimana adik kakak mencintai orang yang sama, tapi karena suatu hal, si pemuda harus nikahin si kakak, dan si adik dilamar oleh om-om yang umurnya 2x lipat darinya. akhirnya gimana? silahkan baca sendiri, wkwkw… yang jelas…dari novel itu, saya ‘lumayan’ mendapat pelajaran dari fei yunfan ( si om2 itu). kalo kita tidak menyukai sesuatu, maka buanglah jauh-jauh dari kehidupanmu. tidak suka kerja, cari kerja lain, tidak suka ini, cari lainnya, ga suka itu, cari lain. termasuk pernikahan, kalo ga seneng, buang aja, terus cari lain (yang ini ekstrim banget, saya ga nurutin ah, hahaha). pokoknya, saya mendapat pelajaran, kalau memang tidak suka, maka carilah yang anda suka. lupakan orang lain, karena yang mengerti apa yang anda suka adalah diri anda sendiri, yang merasakan adalah anda sendiri, yang menjalaninya adalah anda sendiri, bukan orang lain.

ya…

dengan pengalaman yang sudah lampau, kenangan buruk yang tidak sedikit, banyak hubungan yang tidak berhasil, dendam pada beberapa (banyak) orang, rasa bersalah pada orang lain, semuanya memang harus dituntaskan. namun, setelah itu, biarkah semuanya berlalu…berlalu seperti air yang mengalir, seperti membuang sampah, seperti membuang ludah…jadikan segalanya pelajaran…untuk masa depan yang penuh ketidakpastian..🙂

dengan satu keyakinan pasti, bahwa masa depan anda adalah milik anda, yang anda tentukan bagaimana akhirnya di masa sekarang…jadi, kerjakan apa yang menurut anda baik untuk anda, dan orang lain…di masa yang akan datang🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Inspiration for the Lovers

anda adalah katalisator terhebat untuk mengubah saya menjadi lebih baik ^^
*arifatih*

aku memang manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu cinta untukmu luar biasa
*yovie & nuno*

Inspirasi Hidup

with great power comes great responsibilities

*spiderman*