mengobati herpes

beberapa minggu yang lalu, saya terkena satu penyakit yang bener-bener nggak banget. dateng ga diundang, pergi diusir jauh-jauh dah… (hehehe)…

nama penyakitnya masih tidak jelas, soalnya saya ga pergi ke dokter atau expert lainnya, tapi saya tanya pada temen-temen, kata temen-temen namanya adalah ‘dompo’. dan ketika saya googling, ternyata namanya adalah herpes.

herpes adalah penyakit radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berisi air secara berkelompok. Penyakit Herpes ini ada 2 macam golongan, Herpes Genetalis dan Herpes Zoster. nah, setelah saya googling beberapa kali, herpes ini ternyata adalah nama lain dari cacar air. jadi, ketika seseorang sudah pernah kena cacar air, maka herpes inilah yang muncul, tetapi ketika ia belum pernah terkena cacar air, maka ia akan terkena cacar air. cara penularannya adalah dengan kontak langsung dengan pengguna atau cairan yang keluar lewat gelembung yang terbentuk. itu untuk yang herpes zoster. semntara herpes genetalis terbentuk di daerah kelamin yang penyebarannya juga dengan kontak seks. point penting yang saya garis bawahi di sini adalah herpes zoster meskipun sudah sembuh ternyata msih ada dan ga pernah hilang. virus ini sembunyi di dalam area kulit kita (entah namanya apa lah bahasa medis ga jelas gitu, hehe). dan kalau kondisi kita sedang down atau daya tahan tubuhnya rendah, maka virus ini akan muncul lagi sebagai herpes.

nah, itulah yang terjadi pada saya.

entah apa yang terjadi, tiba-tiba saja di lipatan tangan sebelah kiri saya gatal, dilanjtukan dengan perubahan warna menjadi mera hingga ada gelembung yang terbentuk di tengahnya. jadi menyerupai kawah. dan herannya, karena itu adalah area lipatan tangan, jadi herpes itu mengganda jadi dua, yaitu di lengan atas dan bawah, tepat kayak cermin gitu (hedeeeeh -__-) bayangin kan bagi yang pernah kena herpes gimana rasanya? panas, gatal, dan sebagainya.

akhirnya, karena ketika saya meniatkan untuk ke dokter tapi ternyata dokternya tutup karena natal, saya pun tanya pada teman-teman dan mereka sepakat ternyata namanya herpes, atau dalam bahasa jawa adalah dompo. lalu bagaimana mengobatinya?

Cara Pengobatan

karena tidak berhasil menemukan dokter yang buka, saya googling dan menemukan beberapa saran obat untuk herpes, yaitu minum obat oral dan disalep. ah…saya mah ga suka obat kimia. akhirnya, saya coba googling cara tradisional. dan dapatlah. di salah satu blog (namanya anax kolonx atau siapalah agak lupa…maap yak) diusulkan untuk pakai daun dewa. saya cari ternyata ga ada yang tahu. googling lagi, saya menemukan bahwa lidah buaya bisa digunakan.

jadi, saya pun minta dicarikan lidah buaya. saya oles siang itu juga. begitu kering, saya oles lagi. begitulah saya oleskan hingga hari berikutnya. setelah satu hari, ternyata mulai kering. saya pun menjaga agar bagian itu tidak terkena air, dan setelah beberapa hari ternyata benar-benar kering. setelah 1 minggu sakitnya pun sudah reda. ya tentu saja dengan sedikit bekas luka (-__-)

jadi intinya untuk pengobatan herpes adalah sebagai berikut:

  1. jaga agar tetap kering
  2. oleskan daun lidah buaya (cairan di dalamnya) sesering mungkin, jadi kelembaban bagian yang terkena itu dari getah/air lidah buaya.
  3. jaga kondisi tubuh
  4. bisa juga minta obat ke dokter
  5. kalau sudah kering, hindari menggaruk, karena akan menimbulkan bekas luka.

ingat, penyakit herpes timbul karena kondisi badan yang nge-drop, jadi jagalah selalu kondisi tubuh kamu.jangan dopping dengan obat atau hal lainnya yang bersifat sementara, tapi kenalilah tubuh kamu sehingga kamu tahu kondisi tubuh kamu sendiri.

terimakasih sudah mampir, semoga cepat sembuh ^^

8 Comments (+add yours?)

  1. Sigit
    Jul 18, 2013 @ 08:14:22

    Makasih infonya, Sangat bermanfaat bagi saya

    Reply

  2. ayu
    Aug 21, 2013 @ 10:19:31

    makasi infonya akan saya coba,, klo saya di ketiak,, berlipat ganda dehhh😦

    Reply

  3. fajar
    Sep 08, 2013 @ 00:54:01

    mksh bgt…

    Reply

  4. fauzan
    Aug 04, 2014 @ 17:05:56

    Trims infonya. Aku jg alami persis di lengan. Sdh ku ksh scyclovir tp nyerinya msh terasa. Klu diksh lidah buaya, boleh gak ya dicampur dg aciclovir? Kirakira lbh bagus yg mana ya. Aku sangat tersiksa

    Reply

  5. tenang
    Oct 26, 2014 @ 02:13:56

    terimakasih info nya.. 😀

    Reply

  6. Dede
    Jul 05, 2015 @ 09:12:03

    Apa yang anda rasakan pas make lidah buaya itu apa msih trasa panas ato nggk

    Reply

    • @Ayumira
      Jul 07, 2015 @ 22:29:58

      rasanya adem…memang masih ada rasa gatal, tetapi harus ditahan🙂 yang jelas, permukaan yang terkena herpes harus steril, dan lembab karena lidah buaya saja.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Inspiration for the Lovers

anda adalah katalisator terhebat untuk mengubah saya menjadi lebih baik ^^
*arifatih*

aku memang manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu cinta untukmu luar biasa
*yovie & nuno*

Inspirasi Hidup

with great power comes great responsibilities

*spiderman*