Kalau Kamu Diajak Balikan Sama Mantan, Apa yang Mesti Kamu Jawab?

Memiliki mantan itu realitas yang harus diterima oleh orang yang sudah menjalani hari-hari bersama sang pacar. Ketika masa pacaran yang indah itu akhirnya berakhir tak sesuai dengan sinetron-sinetron jaman sekarang, maka yang tersisa hanyalah bayang-bayang masa lalu dan segepok kenangan yang kadang-kadang datang tak diundang. Macam jalangkung, datang tak diundang pulang tak diantar.

Dan masa-masa yang menyesakkan itulah membuat kita berada pada dunia bernama GALAU.

Yang belum pernah merasa galau ditinggal sang pacar cung, coba. Pasti yang lagi baca udah pernah semua kan. Ya iyalah, kalau belum pernah ngapain juga mau buka artikel ini dan nyari jawaban atas pertanyaan, kalau kamu diajak balikan sama mantan kamu, apa yang mesti kamu jawab?

Well, fyi, gue juga pernah ditinggal pacar gue—fiks sekarang jadi mantan. Ada yang pernah ninggalin tanpa alas an, ada yang ninggalin buat nikahin orang lain, dan seabrek alas an yang menurut saya sangat klise dan nonsense. Yang intinya mereka udah bosan dengan gue dan menemukan orang yang lebih baik, bla bla bla… Oke, cukup tentang gue… *sambil menutup kotak kenangan.

Nah, balik ke pokok pembicaraan kita. Apa sih, yang harus kamu jawab kalau si mantan itu mau ngajak balikan lagi?

Mungkin kamu masih cinta sama dia, jadi jawabannya pasti iya. Mungkin juga kamu udah senep lihat dia hidup, maka kamu akan tolak mentah-mentah. Anyway, ini dia beberapa tips dari gue tentang masalah yang sedang menggalaukan hatimu ini.

TOLAK SAJA
Nonono! Sudah cukup semua yang terjadi di masa lalu. Jadi, kalau sudah putus, maka sudahi semuanya. Nggak balikan lagi. Titik.

Mungkin itu yang menjadi prinsip kamu. Tapi, lihat lagi alas an kamu melakukan itu, gaes. Kalau dia tipe yang hanya menyengsarakan kamu dan bikin kamu sakit hati, suka menelikung di belakang, bersikap seperti anak kecil, Cuma gila harta kamu doang, nggak bisa respek sama orang tua, nggak ada komitmen untuk masa depan berdua, nggak ada pekerjaan, maka adalah kewajiban kamu buat mengatakan BIG NO buat balikan lagi. Iya, meskipun dia bilang janji seribu surga, bilang kamu cantik, bilang mau berubah, bilang akan menjadi lebih baik, bilang nggak mau nyakitin, kalau dia punya sifat yang benar-benar nggak bisa disandingkan sama sifat kamu, maka sudahi saja. Kembali menjalani hubungan yang tidak sehat akan membuatmu mengalami hal-hal yang sama, mengulangi luka yang sama. Akhirnya, kamu hanya akan terjebak dalam hubungan yang tidak menguntungkan.

Gue pernah punya teman, dan si mantannya ngajak balikan. Sayangnya, si cowok itu masih kayak anak kecil, suka nggak jelas tentang hidupnya, suka bikin rusuh, mabok, dan gaya hidup yang jauh dari ‘orang baik-baik’. Jelas kan, masa depannya nggak jelas. Diajak balikan? Mending milih orang lain aja kan daripada terjebak pada hubungan yang tidak ada ujungnya?

Tapi gaes, harus diperhatikan. Kalau kamu menolak si dia, gunakan bahasa yang sopan ya. Mencak-mencak, mengungkit semua kebusukan di masa lalu, marah-marah, dsb., hanya akan membawa pada masalah lain. Tolak dengan halus, bicarakan secara dewasa. Dengan begitu, hubungan kamu akan tetap baik sama si dia. Dia juga nggak akan dendam sama kamu. Kebayang kan kalau dia dendam dan melakukan hal-hal yang di luar logika, oh no, jangan dibayangin!

TERIMA SAJA
And the answer is yes. Iya, ketika kamu masih suka dan sayang sama dia. Ketika dia ‘kelihatannya’ masih begitu cinta dan sayang sama kamu. Ketika dia masih mau melakukan hal-hal gila yang tidak pernah dilakukan orang lain terhadap kamu (dalam konotasi baik), maka kamu harus menjawab iya.

Tapi, pastikan dulu semuanya, gaes. Jangan sampai, keputusan besar itu hanya akan membawa kamu pada kesengsaraan selanjutnya. Beri dia waktu selama 1-2 bulan untuk membuktikan dirinya yang akan berubah. Kalau dalam tenggat itu dia bisa berubah, maka kamu bisa balikan lagi sama dia. Tapi, kalau dia sama saja, maka tinggalkan saja.

Inget nggak dengan drama mini kisah AADC. Akhirnya si Mas Rangga dan Mbak Cinta kan balikan, meskipun udah nggak ada kabar selama 12 tahun (gile aje, gue mah ogah di pehape kayak gitu, apalagi habis itu ditinggal LDR, lalalala, pacaran sama hape deh -_-). Pasti Mbak Cinta sudah mempertimbangkan untuk balikan lagi sama si Rangga. Jadi, begitulah yang harus kamu lakukan. Pertimbangkan baik-baik. Kalau si mantan itu layak untuk diperjuangkan lagi, nggak ada salahnya memberi dia kesempatan kedua. Yang jelas, pertimbangan yang kamu lakukan harus petimbangan dalam jangka panjang, jangan hanya jangka pendek saja.

Kalau gue nih…

Kalau gue secara pribadi, selalu mengatakan, TIDAK untuk balikan lagi sama si mantan. Kalau sebuah hubungan sudah putus, maka tidak perlu disatukan lagi. Cari orang lain. Cari hubungan lain. Karena membangun sesuatu yang baru dengan orang yang lama itu sulit. Lebih baik, membangun sesuatu yang baru dengan orang baru—tentu saja dengan orang yang lebih berkualitas dibandingkan dengan si mantan.
Tapi, kembali lagi ke prinsip hidup masing-masing. Cuma kamu yang ngerti tentang hidup kamu, maka kamu sendiri yang berhak untuk menentukan keputusan terbaik yang akan kamu jalani. It depands on you.

Jadi, itu dulu postingan gue kali ini. Ada sharing atau pendapat lain, boleh dipost di komentar… ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Inspiration for the Lovers

anda adalah katalisator terhebat untuk mengubah saya menjadi lebih baik ^^
*arifatih*

aku memang manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu cinta untukmu luar biasa
*yovie & nuno*

Inspirasi Hidup

with great power comes great responsibilities

*spiderman*