Menikmati Liburan di Kalibiru, Kulon Progo

Long weekend kali ini menarik banget ya, karena punya beberapa tanggal merah, yaitu Libur Natal dan Libur Tahun Baru. Makanya, kita juga harus isi dengan serangkaian aktivitas seru yang berbeda dari biasanya. Kulon Progo menawarkan salah satu destinasi wisata yang wajib kita coba, terutama di penghujung tahun baru ini. Nah, kenapa tak coba menikmati suasana alam pegunungan di daerah Kalibiru? Kebetulan nih, saya baru aja dari Kalibiru minggu lalu. Ini nih, segala tentang a-z nya…

Kalibiru itu Deketnya Waduk Sermo

Selamat Datang

Selamat Datang di Kalibiru

Sebenernya, perjalanan ke Kalibiru di luar dari rencana saya. Saya sih, pengennya ke Waduk Sermo. Saya berangkat dari Bantul pukul 08.00 WIB. Kendaraan melaju pelan melewati Brosot, Sentolo, hingga ke menuju ke Kota Wates. Kami hanya numpang lewat di dekat alun-alun, lantas melanjutkan perjalanan menuju ke Jalan Sermo-Kokap. Tidak susah menemukannya, buka aja google maps.

Pemandangan kota berubah menjadi daerah pedesaan dengan deretan rumah-rumah sederhana di kanan kiri. Tak beberapa lama kemudian, pemandangan pedesaan berubah menjadi daerah hutan dengan pohon-pohon tinggi di kanan dan kiri kami. Hawa terasa dingin. Kami memasuki area hutan lindung.

Peta Daerah

Denah Lokasi Kalibiru

Karena si sopir sudah tahu daerah sini, kami pun mengambil jalan pintas yang tidak dilewati TPR. Hehehe…hemat dikit, ya, biar nggak usah bayar TPR, wkwkwk. Tak sampai 5 menit, pemandangan Waduk Sermo sudah ada di depan kami. Kami berputar sejenak untuk menikmati pemandangan sambil mencari spot yang enak buat duduk. Saya sih pengennya ke daerah di tengah Waduk itu. Kayaknya bagus banget. Tapi kok bingung gimana bisa sampai di sananya.

Lagi bingungnya puter-puter, kami tiba-tiba melihat papan penunjuk arah ke Kalibiru, arah naik ke atas gunung. Kami segera berbelok dan melajukan kendaraan naik ke atas. Jalanan naik agak curam. Motor tua harus hati-hati nih, soalnya tinggi dan tidak banyak datarnya. Waktu kami lewat situ berbarengan dengan keluarga yang pakai motor matic, mereka sampai turun karena nggak kuat. Bebannya memang agak berat tuh, hehe…

Tiketing

Bayar Tiket Dulu, ya ^^

Kami hanya asal mengikuti papan petunjuk saja yang pasti ada di setiap persimpangan jalan. Jadi, tidak usah khawatir bakal nyasar. Begitu melihat plakat besar bertuliskan Kalibiru, kamipun tahun bahwa kami sudah sampai. Here we are, Kalibiru. kalibiru terletak di dusun Kalibiru, desa Hargowilis, kec Kokap, Kulon Progo.

Kalibiru, Wisata Alam yang Sungguh Indah

Kami parkir motor dan segera mendaki menuju ke loket tiket. Tiketnya murah lho, Cuma Rp 3.000,- per orang. Kami melanjutkan perjalanan. Sepanjang jalan, ada pondok-pondok kayu yang dijadikan sebagai tempat menginap. Tariff menginap per malamnya di sini adalah Rp 200.000 (katanya, tariff itu akan mengalami kenaikan sebesar Rp 50.000,- setelah tahun baru 2015). Satu pondok, bisa digunakan untuk 10-12 orang. Biaya itu tidak termasuk makan.

Jalan Setapak

Jalan Setapak Menuju Gubug Pandang

Dari Gubug Pandang

Pemandangan Alam Kota Wates dan Bantul

Jalanan mendaki sudah diaspal jadi lumayan tidak terlalu berat. Setelah sampai di areal kios dan pendopo, jalanan berubah menjadi semen dan ubin. Agak bahaya kalau musim hujan karena licin, so harus ekstra hati-hati.

Pemandangan yang ditawarkan di sini menarik banget lho, saya aja sampai terkagum-kagum. Di sebelah barat, pegunungan dan Waduk Sermo mendominasi pemandangannya. Sedangkan di sebelah timur dan selatan, Kota Wates dan Kota Bantul di kejauhan bisa terlihat. Bahkan, laut selatan pun bisa terlihat dari sini. Kebayang kan indahnya pemandangan alam dari sini saat malam? Pasti mirip-mirip Bukit Bintang. Kebayang juga kan kalau merayakan tahun baru di sini, dengan kembang api di segala penjurunya? Wah…amazing banget, pastinya.

Kalibiru tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang menarik, tetapi juga area outbond high rope. Jadi, kita bisa main halang rintang, dan juga flying fox. Satu paketnya dihargai Rp 35.000 per orang, sudah termasuk safety dan pemandunya. Tenang saja, pemandunya sudah berpengalaman kok. Mereka juga berjaga di setiap titiknya, jadi tidak perlu khawatir. Yang jelas, game nya akan memacu andrenalin, karena lokasinya yang berada di atas bukit. Benar-benar bisa bayangin, gimana kalau jatuh, ya, hehehehe…

Papan Kayu

Papan Kayu yang Jadi Ikon Kalibiru

Waduk Sermo dari Kalibiru

Waduk Sermo dari Kalibiru

Salah satu daya Tarik utama dan menjadi spot berfoto di Kalibiru adalah papan pohon. Papan ini berada di atas pohon dan berlatar Waduk Sermo serta pemandangan alam jauh di bawah kita. Dan papan ini menjadi ciri khasnya Kalibiru lho. Setiap wisatawan yang ke sini pasti harus berfoto di sini. Dan kalau sudah berfoto di sini, orang pasti langsung tahu, ini nih, Kalibiru. Mau coba? Tidak perlu khawatir, ada petugasnya kok yang berjaga di sini, jadi lebih aman. Tapi, ada tarifnya lho untuk sekali naik di papan ini, yaitu Rp 10.000,- per orang. Harga segitu untuk mendapatkan foto berlatar pemandangan bagus, rasanya cukup sepadan, kan.

Setelah dari area permainan high rope dan papan pohon, perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan setapak. Kami masuk ke dalam hutan untuk menuju gubuk pandang. Dari gubuk pandang yang terakhir, kita bisa melihat pemandangan dataran rendah Kota Wates dan Bantul. Waduknya agak terhalang pohon. Jalan setapaknya juga berakhir di situ. Tapi kalau mau trekking sendiri, sepertinya boleh juga. Area ini memang bisa digunakan untuk trekking.

Sepasang Elang di Atas Langit

Sepasang Elang di Atas Langit

Well, setelah capek berjalan, kami pun beranjak kembali melewati jalan yang sama menuju ke tempat parkir. Mendung bergulung-gulung datang. Tak sampai 1 jam lagi pasti sudah hujan. Kami segera meninggalkan tempat itu.

Fasilitas Kalibiru:

Ini nih, beberapa fasilitas yang disediakan Kalibiru.

  • mushola,
  • area parkir ada 3 spot, yaitu di bawah (di depan papan selamat datang), di depan penginapan, dan setelah ticketing (di depan kios),
  • toilet
  • kios makanan ringan dan berat
  • tiket masuk termasuk asuransi

Tips ke Kalibiru dari saya:

Ini nih beberapa tips yang bisa saya bagikan buat kamu-kamu yang mau ke Kalibiru.

  1. Hindari bepergian pada hari libur. Ramai banget, gaes. Kemarin saya pas pergi itu hari Minggu. Banyak banget orang di sana. Yang antri foto di papan kayu sampai 200 orang. Jadi, kalau mau ke sana, datang sangat pagi sekali, atau datang pas hari biasa.
  2. Pakai jaket dan mantel, terutama pas musim hujan. Biasanya, pagi-siang itu cerah, tetapi di atas jam 1, hujan bakal turun.
  3. Gunakan sandal/sepatu dan pakaian gunung. Jangan pakai rok atau sandal high heels, Cuma bikin nggak nyaman aja.
  4. Kalau lewat di TPR Waduk Sermo, siapkan ekstra charge karena akan dimintai retribusi @Rp 3.000,-
  5. Motornya pakai yang waras dan tidak rewel, ya, soalnya kan naik gunung, kalau kenapa-napa, susah nyari tolongnya, hehe.

#postingan ini tidak bertujuan untuk mempromosikan secara esklusif tempat wisata tertentu, hanya sebatas pengetahuan dari penulis. Kalau ada kesalahan dan masukan, boleh komen di bawah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Inspiration for the Lovers

anda adalah katalisator terhebat untuk mengubah saya menjadi lebih baik ^^
*arifatih*

aku memang manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu cinta untukmu luar biasa
*yovie & nuno*

Inspirasi Hidup

with great power comes great responsibilities

*spiderman*